Jumat, 17 Oktober 2014

Tips Merawat Ayam Siam Dan Persiapan Untuk Aduan

bagaimana cara merawat ayam bangkok dan melatih ayam bangkok yang tepat. Di catatan kali ini kita akan membahas bagaimana supaya perawatan pada ayam bangkok dapat mencetak ayam aduan yang tangguh.


Perawatan ayam bangkok tentunya difokuskan pada fisik ayam karena ayam ini tipe ayam petarung. Karena kekuatan fisik yang diandalkan maka dari segi pakan dan kebiasaan (latihan) harus diperhatikan betul, agar si ayam tumbuh dengan sempurna.

Ayam Bangkok tipe pemukul

Biasanya setiap pertandingan sabung ayam, ayam yang menang kurang dari dua ronde tergolong pada ayam petarung yang baik, akan tetapi kalau ayam dirancang untuk sanggup bertahan hingga 5 ronde maka menu yang harus disiapkan adalah pakan yang kaya akan protein tinggi dan juga pakan yang kaya akan energy. Untuk pakanan ayam bangkok seperti ini cukup dengan formula ransum 5 kg jagung halus + 2 kg dedak atau bekatul + 3 kg konsentrat ayam petelur. Dengan pakanan ini anda bisa menyaksikan jagoan anda mampu bertahan dalam cukup yang lama.

Ayam Jalu

Tipe ayam ini lebih sering memukul tanpa mematuk, memukul sesering mungkin dalam waktu yang sangat singkat dan factor kecepatan sangat menentukan bagi ayam tipe ini, menu ransum paling tepat adalah yang mengandung protein tinggi dan sedikit lemak, bagi anda yang memiliki ayam tipe ini buatlah formula ransum dengan 2 kg konsentrat ayam petelur + 8 kg bekatul atau dedak, jagung, beras merah, atau gabah.


Zat-zat dan pakan yang dibutuhkan ayam Bangkok
1.    Protein berfungsi sebagai zat pembangun tubuh
2.    Lemak, zat ini juga dibutuhkan ayam yang sedang tumbuh
3.    Karbohidrat
4.    Vitamin dan mineral
5.    Air
6.    Sayur-sayuran hijau
7.    Grit

Cara menajamkan taji ayam

Langkah pertama, ikatlah jalu ayam dengan kain basah selama 3 hari, dan jika kainnya mengering  harus dibasahinya lagi, setelah 3 hari lepaskanlah ikatan tadi, maka kulit atau cangkang jalu akan terkelupas rata dan meruncing seperti duri.

Mengamati posisi ayam saat tidur

Kalau posisi kepala kebelakang dan diselipkan di sayap maka  kondisi ayam seperti ini berarti lagi kurang sehat dan kurang fit. Ayam yang sehat lebih cenderung meletakkan posisi kepala tetap menghadap kedepan sampai dengan menyentuh dilantai.

Pola makan ayam yang masih muda

Untuk makanan  ayam di atas 2 bulan makanannya diselingi dengan serangga, belalang kecoak, lipan, jangkrik, dsb nya, disamping serangga anak ayam juga harus diberikan ikan-ikan kecil seperti ikan –ikan yang ada diselokan atau disungai dangkal , dang terlebihn juga berikan ayam isi perut ikan laut yang sudah dicincang terlebih dahulu, dan sesekali berilah jagung.

Berilah sisa susu atau bubur dari sisa makanan, yang mangandung nilai gizi yang sangat tinggi untuk pertumbuhan ayam, berilah juga air nasi yang diambil ketika air mendidih. Kemudian dinginkan terlebih dahulu dicampur dengan nasi atau kerak nasi ditambah dengan dedak halus dedak halus yang diambil sewaktu penggilingan padi menjadi beras, dan diaduk berikan pada ayam.

Setelah berumur 5 bulan, berilah multivitamin dan vitamin B komplek serta berikan minyak ikan hiu + tablet calcium untuk membantu pertumbuhan pada anak ayam, usahakan pakan anak ayam bangkok selalu bervariasi dan yang terpenting setiap pakan anak ayam harus memiliki nilai gizi dan protein yang tinggi.

Pemisahan ayam dengan saudaranya yang lain

pada umur 5 bulan,pisahkan ayam dari saudaranya yang lain dan tempatkan pada kandang dengan ukuran 1m x 1m x dan tinggi 1 m dengan tujuaan untuk menghindari patahnya bulu sayap bulu ekor anak ayam.

Pakan Ayam Bangkok Aduan

1.    Beras merah
2.    Gabah
3.    Jagung

Cara melatih ayam siap bertarung

Ayam yang sudah siap bertarung biasanya berumur 7 bulan, hal ini ditandai dengan seluruh bulu sayap dan bulu ekor tumbuh sempurna dan tidak ada lagi bulu-bulu yang muda. Ayam dengan umur dan kondisi seperti ini sudah bisa dilakukan penjemuran dalam kurungan selama 2 jam setiap harinya.

Sebelum dilakukan penjemuran sebaiknya ayam dimandikan terlebih dahulu untuk menurunkan temperature badan ayam setelah itu baru ayam diberi makan dalam kurungan sambil dijemur.
Waktu penjemuran yang baik adalah jam 9 pagi sampai jam 11 siang.

Setelah 10 hari waktu penjemuran ditambah 2 jam lagi yitu jam 9 pagi sampai jam 11 siang. Setelah 10 hari waktu penjemuran ditambah 2 jam lagi yaitu jam 9 pagi sampai jam 13 siang. Tujuan penjemuran ini untuk memperpanjang nafas ayam dan untuk membakar lemak yang menumpuk dibawah kulit dan selama penjemuran ayam tidak diberi air.

Setelah penjemuran selesai ayam diteduhkan dibawah pohon atau tempat yang tidak terkea cahaya matahari selama 15 menit, kemudian ayam diberi air minum.

Untuk menjadikan sebagai seekor ayam petarung yang tangguh ada beberapa hal yang harus diberikan pada ayam agar otot-ototnya kuat dan tahan terhadap pukulan. Ada beberapa latihan yang dapat dilakukan untuk mempersiapkan ayam menjadi petarung yang tangguh:

1.    Berenang
2.    Melatih bertarung dengan ayam untulan
3.    Menyediakan kurungan ganda
4.    Ayam dilatih pakai ayunan
5.    Latih tarung di atas pasir
6.    Latihan beban pada kaki ayam
7.    Latihan dengan palang kayu
8.    Latih tanding

Artikel lain yang dapat anda baca (klik untuk membacanya) :
Cara Membuat Kandang Untuk Ayam Bangkok Super
Cara Ternak Burung Merpati
Cara Beternak Ayam Petelur di Kandang Batre
Cara Merarat Burung Kenari Jadi Juara Lomba


Kalau artikel ini bermanfaat bagi Anda, tolong share keteman anda melalui google plus [g+] dengan cara mengklik tombolnya di bagian bawah halaman ini. Trima kasih atas partisipasinya.

(Sumber Buku : SUKSES BUDIDAYA & BISNIS AYAM BANGKOK.

Ternak Kroto dan Cara Menyimpan Bibit Semut Rangrang

budidaya kroto atau ternak semut rangrang ini ada beberapa tahapan yang harus dilakukan, namun sebelum memulai pada tahapan-tahapan tersebut  sebaiknya kita mempersiapkan peralatan dan perlengkapan yang dibutuhkan untuk memperlancar  budidaya kroto ini. Untuk langkah pertama yaitu kita siapkan terlebih dahulu  peralatan yang dibutuhkan diantaranya : rak susun, toples atau pipa, dan wadah untuk pakan dan minum.

Budidaya kroto, Cara Budidaya Kroto, ternak kroto, Budidaya Semut  Rangrang, cara ternak kroto, budi daya kroto, ternak semut rangrang, budidaya kroto rumahan

Pembuatan Rak Untuk Budidaya Kroto

Rak yang dipakai bisa dari bahan besi, kayu atau pipa yang disambung. Rak besi ini bertujuan untuk koloni semut rangrang agar mereka dapat hidup di sekitar rak itu saja tidak keluar dari area rak tersebut, selain itu dengan  adanya rak tersebut kita dapat memonitor perkembangan  semut rangrang yang ada didalamnya.
Ukuran rak yang standar yaitu memiliki tinggi 1,5 m panjang 2m dan lebarnya 0,5m. Kemudian buatlah tahapan-tahapan pada rak tersebut dengan  ketinggian 30-40 cm dengan alas triplek, dan untuk ketinggian kaki dari batasan lantai ke rak yang paling bawah ukurannya sama yaitu 30 cm, hal ini menjaga semut supaya tidak keluar dari rak.
Sama halnya seperti rak untuk budidaya ulat hongkong, rak untuk budidaya kroto atau semut rangrang pun bagian kaki rak harus memakai wadah yang berisikan air atau oili, hal ini bertujuan untuk menjaga semut keluar dari rak atau kabur.

Rumah Sarang Untuk Semut Rangrang

Media yang biasa digunakan untuk tempat sarang semut rangrang yang sering di pakai oleh para peternak semut rangrang yaitu toples plastik dan pipa.  Apabila kita menggunakan toples maka buatkan lubang pada toples tersebut dengan  diameter 1 cm dibagian samping atas toples, hal ini penting karena lubang kecil ini nantinya akan dijadikan jalur  untuk keluar masuk semut rangrang tersebut pada saat mengambil pakan yang berada diluar toples.
Setelah toples dilubangi maka semut rangrang siap untuk dimasukan, setelah semut masuk pada toples maka toples yang sudah dilubangi tersebut, tutup lubangnya sekitar 2-3 jam hal ini dilakukan supaya semut yang baru mendiami toples tersebut dapat beradaptasi  di dalam toples tersebut.
Sedangkan apabila anda ingin menggunakan pipa pvc atau paralon maka yang harus diperhatikan ukuran pipa tersebut, ukuran pipa yang akan digunakan yang memiliki ukuran 1,5 atau 2 inci, dan perlu diperhatikan bahwa ukuran ini sangat berpengaruh terhadap produktifitas semut tersebut ketika menghasilkan kroto.
Setelah anda mendapatkan pipa yang sesuai, potonglah pipa tersebut dengan ukuran panjang 20 cm, ukuran ini untuk memudahkan penyimpanan pipa tersebut di atas rak.

Tempat Pakan Untuk Semut Rangrang

Seperti yang telah ditulis pada postingan sebelumnya bahwa jenis pakan untuk semut rangrang ada beberapa macam, jenis-jenis pakan ini sangat berpengaruh pada perkembangan semut rangrang dan secara otomatis juga akan berpengaruh terhadap kuantitas dan kualitas kroto yang dihasilkan.
Untuk lebih jelasnya apa saja pakan tersebut silahkan baca dulu di sini Pakan Semut Rangrang.
Setelah kita mengetahui jenis pakan untuk budidaya kroto ini, selanjutnya yang tidak kalah pentingnya yaitu tempat pakannya. Untuk tempat atau wadah pakan ini kita  bisa menggunakan baki atau nampan plastic, jumlah yang disediakan minimal 2. 
Dan yang harus diperhatikan pada tempat pakan ini yaitu harus selalu terisi makanan jangan sampai kosong, biasanya kalau tidak tersedia makanan semut rangrang akan berusaha keluar dari rak tersebut untuk mencari makan. Kemudian satu hal lagi yang perlu diperhatikan yaitu tempat pakan harus selalu bersih.

Cara Menyimpan Bibit Semut Rangrang

Budidaya kroto toples, Budidaya kroto, Cara Budidaya Kroto, ternak kroto, Budidaya Semut  Rangrang, cara ternak kroto, budi daya kroto, ternak semut rangrang, budidaya kroto rumahan

Bagi anda yang mendapatkan bibit semut dari alam, maka anda tinggal meletakkan sarang semut tersebut di atas pipa (paralon) yang sudah dipersiapkan sebelumnya, dan biarkan sampai daun sarangnya mengering. Biarkan koloni semut rangrang tersebut berpindah secara sendirinya, setelah meninggalkan sarang daun tersebut maka kita ambil dan buang daun bekas sarang tersebut supaya tidak mengotori rak tersebut.
Dan apabila anda mendapatkan atau membeli bibit dari tempat pembibitan, maka anda harus menyebarkan bibit tersebut ke susunan selongsong pipa paralon pada rak. Kemudian anda selipkan 1-2 selongsong paralon yang berisi koloni diantara 10-25 selongsong paralon  yang sudah disusun, dengan cara tersebut semut rangrang akan membentuk sarang baru secara alami dengan merajut jaring-jaring dari telur semut, dan secara alami semut-semut tersebut akan menghasilkan kroto-kroto pada tempat tersebut.
Bisnis budidaya kroto ini sangat menjanjikan dari segi ekonomi, seperti yang pernah saya bahas sebelumnya bahwa konsumen kroto tidak hanya di Indonesia saja bahkan sampai juga ke Malaysia (lebih lengkap baca di sini Bisnis Kroto). 
Maka bagi anda yang ingin mencoba atau baru memulai bisnis kroto ini saya sarankan harus memahami terlebih dahulu kehidupan tentang semut rangrang ini, supaya pada saat kita membudidayakan semut rangrang ini kita dapat meminimalisir kegagalan-kegagalan (kerugian).
Dan satu lagi saran saya, apabila anda ingin paham betul tentang panduan cara budidaya kroto modern ini silahkan anda baca buku yang berjudul “kupas Tuntas BUDIDAYA KROTO CARA MODERN” yang ditulis oleh BAYOU PRAYOGA, dan diterbitkan oleh Penebar Swadaya. Buku tersebut mengupas semua seputar kroto dan cara budidayanya secara lengkap.

Selanjutnya anda dapat membaca postingan sebelumnya :

Cara Merawat Murai Batu Untuk Lomba
Cara Ternak Kenari Yorshire

Sumber Buku : Kupas Tuntas BUDIDAYA KROTO CARA MODERN  Penerbit, Penebar Swadaya
Sumber Gambar : http://nestbirds1.com/